Antartika Kembali Hijau Seperti Zaman Purba

      No Comments on Antartika Kembali Hijau Seperti Zaman Purba

Cart

Antartika diikenal dengan benua terbesar kelima yang hampir seluruhnya ditutupi es.

Para peneliti di Antartika menemukan onggokan lumut yang tumbuh dengan cepat di semenanjung utara Antartika.

Ini indikator lain bahwa Antartika bergerak mundur dalam waktu geologi. Hal ini masuk akal mengingat tingkat karbon dioksida di atmosfer telah naik ke level yang tidak pernah terlihat sejak Pliocene (sekitar 3 juta tahun lalu) ketika lapisan es Antartika lebih kecil dan air laut lebih tinggi,” kata Rob DeConto, glasiolog dari Universitas Massachusetts, Amherst, Amerika Serikat.

Dia melanjutkan, ekosistem yang relatif terpencil ini, yang mungkin dianggap tidak tersentuh oleh manusia, menunjukkan dampak perubahan iklim yang disebabkan oleh manusia.

Semenanjung Antartika telah menjadi tempat pemanasan yang cepat, dengan beberapa hari dalam setahun yang temperaturnya berada di atas titik beku. Konsekuensinya, terjadi kenaikan pertumbuhan lumut sebanyak empat hingga lima kali lipat. (Red/Kompas)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *